Anemia merupakan salah satu masalah yang dialami oleh remaja. Kejadian anemia dialami sekitar 60% anak dimana ditemukan tertinggi pada Asia Tenggara yaitu pada anak sekolah. Berbagai dampak yang dapat ditimbulkan oleh anemia yang dialami remaja yaitu konsentrasi belajar yang menurun , pertumbuhan terganggu, menurunkan kondisi fisik dan daya tahan tubuh yang turun serta produktivitas kerja. Penanggulangan kejadian anemia dapat dilakukan dengan pemenuhan gizi yang seimbang serta pemberian tablet tambah darah (TTD). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang anemia sehingga mampu untuk melakukan deteksi dini serta pencegahan terhadap anemia. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan peserta meningkat tentang deteksi dini dan pencegahan anemia pada remaja. Dari hasil diperoleh bahwa pengetahuan peserta tentang anemia pada remaja sebelum dilakukan edukasi sebanyak 72 peserta berpengetahuan baik dan 28 peserta berpengetahuan kurang. Dan setelah dilakukan edukasi, seluruh peserta telah memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia pada remaja. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan pengetahuan peserta yang meningkat tentang anemia pada remaja setelah pemberian edukasi.
Copyrights © 2024