untuk mengatasi dampak yang akan terjadi diperlukannya kesiapsiagaan remaja. Kesiapsiagaan remaja dipengaruhi oleh dukungan sosial, resiliensi, sikap dan self efficacy. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana tsunami.Metode: Jenis penelitian korelasional pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel sebanyak 153 responden dengan proportional random sampling. Menggunakan uji validitas dan realibilitas. Instrument Scale of Perceived Social Suppoort (MSPSS), The Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC), Generalized Self Efficacy (GSE) dan kesiapsiagaan mengacu kepada skala guttman 25 item. Analisis statistik dengan chi-square dan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruhnya memiliki dukungan sosial yang mendukung sebanyak 117 orang (76,5%), resiliensi yang baik sebanyak 126 orang (82,4%), sikap yang baik sebanyak 128 orang (83,7%), self efficacy tinggi sebanyak 123 (80,4%) dan sebagian besar kesiapsiagaan remaja yang siap sebanyak 114 orang (74,5%).terdapat pengaruh dukungan sosial, resiliensi, sikap dan self efficacy terhadap kesiapsiagaan remaja (p=0,000).Kesimpulan Terdapat pengaruh dukungan sosial, resiliensi, sikap dan self efficacy terhadap kesiapsiagaan remaja.
Copyrights © 2024