Latar Belakang: Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di Puskesmas berperan penting dalam memastikan pelayanan kesehatan yang optimal. Ketidaksesuaian jumlah tenaga kesehatan dengan kebutuhan menjadi tantangan, terutama di wilayah berpenduduk padat. Penelitian ini menganalisis kebutuhan SDMK di Kabupaten Kuningan berdasarkan beban kerja sebagai dasar perencanaan efektif.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan delapan informan kunci dari empat Puskesmas (Cigandamekar, Nusaherang, Lempayung, dan Sukamulya) yang dipilih secara purposif, lalu dianalisis menggunakan teknik analisis isi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan SDMK di Puskesmas Kabupaten Kuningan masih belum optimal. Dari empat Puskesmas yang diteliti, hanya satu yang memiliki dokumen perencanaan SDMK yang lengkap. Selain itu, ditemukan ketidaksesuaian antara jumlah tenaga kesehatan yang ada dengan standar kebutuhan, yang dapat mempengaruhi kualitas layanan.Kesimpulan: Faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan tenaga kesehatan meliputi beban kerja, jumlah penduduk, dan luas wilayah. Peningkatan perencanaan SDMK berbasis beban kerja dan kelengkapan dokumen sangat penting untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kuningan.
Copyrights © 2024