Latar Belakang : Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai oleh meningkatnya kadar gula darah yang lebih tinggi dari batas normal yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, sehingga memerlukan penanganan yang tepat dan serius. Penyakit DM membutuhkan intervensi terapi seumur hidup dan juga bisa menimbulkan komplikasi hingga kematian. Kondisi ini seringkali membuat para penderita mengalami kecemasan. Berdasarkan laporan yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta jumlah prevalensi DM di Kota Surakarta tahun 2023 berjumlah 17.191. Tujuan : Mengetahui hasil perbedaan dari penerapan terapi murotal al-qur’an pada tingkat kecemasan pasien Diabetes Mellitus. Metode : Penerapan ini dengan studi kasus pada 2 responden yang mengalami kecemasan akibat menderita Diabetes Mellitus. Penerapan ini menggunakan desain deskriptif dilakukan 1 kali sehari selama 3 hari berturut-turut dalam waktu 15 menit. Alat ukur yang digunakan adalah kuisioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) Hasil : Adanya penurunan tingkat kecemasan setelah pemberian terapi murotal al- qur’an pada Ny. S dari tingkat kecemasan berat menjadi tingkat kecemasan sedang dan pada Tn.S dari tingkat kecemasan sedang menjadi tingkat kecemasan ringan. Kesimpulan : Penerapan ini menunjukkan bahwa setelah diberikan terapi murotal al-qur’an terjadi penurunan tingkat kecemasan pada kedua responden.
Copyrights © 2024