Stroke hemoragik merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global, dengan hipertensi sebagai faktor risiko utama. Studi kasus ini menganalisis pendekatan diagnostik dan terapeutik pada pasien stroke hemoragik intracerebral hemorrhage (ICH) untuk meningkatkan pemahaman tentang prognosis dan outcome klinis. Penelitian ini melibatkan analisis kasus pasien laki-laki berusia 62 tahun yang mengalami kelemahan anggota gerak sisi kiri secara tiba-tiba, nyeri kepala, dan bicara pelo. Pasien menjalani pemeriksaan klinis, laboratorium, pencitraan CT-Scan, serta terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Intervensi meliputi pemberian manitol, citicolin, candesartan, serta mobilisasi pasif. CT-Scan menunjukkan perdarahan sebesar 6,57 cc di basal ganglia kanan. Pasien mendapatkan manajemen terpadu yang menghasilkan perbaikan klinis signifikan, ditandai dengan peningkatan kekuatan motorik dan artikulasi bicara. Prognosis pasien dinilai baik berdasarkan skor NIHSS dan pemantauan klinis. Penanganan stroke hemoragik memerlukan pengelolaan hipertensi yang efektif dan pendekatan multidisiplin. Terapi yang tepat dapat memperbaiki outcome neurologis dan mengurangi risiko komplikasi. Edukasi mengenai gaya hidup sehat penting untuk mencegah serangan stroke berulang
Copyrights © 2025