Pewarna sintesis dalam bidang industri tekstil merupakan salah satu penyebab pencemaran lingkungan sekarang ini, maka diperlukan perubahan penggunaan bahan pewarna yang alami. Sebagai penggantinya dapat menggunakan tumbuhan sebagai pewarna alami dengan teknik ecoprint. Guna menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilan mengenai teknik ecoprint maka dilakukan pengabdian masyarakat melalui pelatihan pembuatan batik ecoprint khususnya pada perempuan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat melalui beberapa tahapan yakni identifikasi masalah, solusi, penerapan dan evaluasi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan kuesioner dengan menggunakan 5 parameter yakni pengetahuan, produk, minat, kelayakan dan nilai ekonomi. Hasil analisis menunjukan nilai produk 4.38, minat 4.25, kelayakan 4.19, ekonomi 3.75 dan pengetahuan 1.13. Beranjak dari hasil analisis, secara umum responden menilai produk ini memiliki nilai ekonomi sehingga dapat dipasarkan dan memiliki manfaat ramah lingkungan.
Copyrights © 2024