Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman narapidana yang sudah mengikuti terapi mindfulness yang dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka. Melalui pendekatan fenomenologi, penelitian ini menggali secara mendalam makna dan pengalaman subjektif dari dua narapidana yang telah mengikuti program mindfulness. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Analisis menggunakan analisis tematik dan triangulasi metode observasi digunakan untuk keabsahan data. Hasil dari penelitian ini adalah narapidana merasa lebih baik secara psikologis pada aspek adaptasi, penerimaan diri, regulasi emosi, memiliki hubungan yang positif dan makna hidup yang lebih baik. Temuan menarik lainnya adalah terapi mindfulness ini juga mempengaruhi fungsi kognitif narapidana, meningkatkan kualitas tidur dan nafsu makan narapidana. Namun, terdapat beberapa tantangan dan hambatan dalam menerapkan mindfulness seperti banyaknya distraksi dari teman serta sulitnya menerapkannya secara sendiri. Para narapidana berharap bisa mendapatkan program terapi mindfulness lagi dan diberikan waktu khusus untuk menerapkannya.
Copyrights © 2024