Kemandirian merupakan salah satu aspek penting yang harus dikembangkan pada anak usia dini untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam membentuk kemandirian anak usia dini melalui pendekatan studi pustaka. Kajian ini mengeksplorasi pengaruh gaya pengasuhan, keterlibatan ayah, serta kolaborasi antara orang tua dan lingkungan pendidikan terhadap perkembangan kemandirian anak. Berdasarkan hasil kajian, ditemukan bahwa gaya pengasuhan otoritatif, di mana orang tua memberikan keseimbangan antara dukungan dan pengawasan, terbukti lebih efektif dalam mendukung kemandirian anak dibandingkan gaya pengasuhan permisif atau otoriter. Selain itu, keterlibatan ayah yang minim dalam pengasuhan, terutama dalam konteks "fatherless country" di Indonesia, berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis dan kemandirian anak. Kolaborasi yang baik antara orang tua dan sekolah juga mendukung anak dalam mengaplikasikan nilai-nilai kemandirian di lingkungan sosial yang lebih luas. Penelitian ini menyarankan pentingnya sinergi antara kedua orang tua dan lingkungan pendidikan formal dalam membentuk kemandirian anak usia dini.
Copyrights © 2024