Bencana adalah kondisi yang menyebabkan gangguan serius pada masyarakat atau wilayah tertentu, sehingga menimbulkan korban jiwa, kerugian ekonomi, dan kerusakan lingkungan yang melampaui kemampuan masyarakat terdampak untuk mengatasinya secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan model penanggulangan bencana berbasis masyarakat di Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Sambalia, Kabupaten Lombok Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan analisis data primer dan sekunder. Lokasi penelitian di Desa Seruni Mumbul, dengan populasi penelitian sebanyak 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanggulangan bencana di Seruni Mumbul melibatkan tiga aktor utama, yaitu pemerintah daerah, lembaga lokal, dan masyarakat. Pemerintah daerah menyusun regulasi sebagai dasar penanggulangan bencana, lembaga lokal mengambil inisiatif dalam upaya mitigasi, dan masyarakat terlibat aktif dalam berbagai kegiatan. Ketiga aktor tersebut saling berkolaborasi dalam setiap tahap penanggulangan bencana. Peran masing-masing aktor berbeda di setiap tahap. Pemerintah daerah dan lembaga lokal dominan pada tahap pra-bencana, sementara pemerintah daerah bersama masyarakat berperan pada tahap tanggap darurat. Oleh karena itu, pelatihan peningkatan kapasitas melalui dukungan organisasi lokal perlu terus dilakukan. Pelatihan ini diharapkan mencakup seluruh tahap manajemen bencana, seperti pencegahan, pelaksanaan, evaluasi, hingga tindak lanjut, dengan simulasi yang lebih komprehensif.Kata kunci: Bencana, Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat.
Copyrights © 2024