Kebutuhan protein dalam makanan sehari-hari sering dipenuhi melalui konsumsi produk peternakan, seperti daging merah, daging ayam, dan olahan lainnya. Pemerintah bertanggung jawab untuk memastikan keamanan dan kelayakan produk tersebut agar dapat dikonsumsi dengan nyaman oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberadaan E. coli pada produk asal hewan dan olahannya di swalayan Kota Bandar Lampung. Dengan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 20 sampel daging sapi, daging ayam, dan produk olahannya diambil dari enam lokasi swalayan. Metode isolasi dan identifikasi mengacu pada SNI 2897:2008, dan hasilnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 sampel, 40% positif E. coli. Prevalensi tertinggi terdapat di Super Market A dan B, masing-masing mencapai 100%, diikuti oleh Super Market F dengan prevalensi 66,66%. Temuan ini mengindikasikan adanya risiko kontaminasi E. coli pada produk asal hewan di swalayan Kota Bandar Lampung. Keberadaan E. coli dapat berasal dari proses produksi, pemrosesan, atau penanganan yang tidak higienis selama distribusi.
Copyrights © 2024