Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dilengkapi dengan Circulating Water Pump (CWP) yang berguna untuk mensirkulasikan air pendingin (menggunakan air laut) pada kondensor. Circulating Water Pump (CWP) memiliki peran penting karena jika CWP mengalami penurunan performa saat memompa air pendingin maka uap yang dikondensasikan juga akan berkurang sehingga perlu penambahan biaya produksi untuk siklus menjadi normal kembali. Circulating Water Pump (CWP) digerakan oleh motor induksi 6 kV 3 fasa. Motor induksi dalam CWP bertanggung jawab untuk memutar baling-baling (pompa) yang terdapat di dalam CWP sehingga air pendingin (air laut) mengalir. Proteksi sistem tenaga listrik, khususnya pada proteksi motor induksi tiga fasa di PLTU Suralaya menggunakan dua relay yang dapat mendeteksi gangguan arus lebih (overcurrent) dan hubung singkat (short circuit). Relay yang digunakan untuk proteksi motor pada PLTU Suralaya unit 1-4 menggunakan Relay IMM 7000. Relay ini dapat memutus aliran listrik ketika mendeteksi gangguan yang melebihi ambang batas pada motor.
Copyrights © 2024