Media sosial menciptakan ruang baru bagi mahasiswa untuk berbagi mengenai sebuah isu. Pemanfaatan media sosial membentuk perubahan partisipasi dan aktivisme digital. Salah satu bentuk aktivisme digital adalah kampanye online terkait isu tentang kebersihan lingkungan. Pada pelaksanaan kampanye banyak faktor yang mempengaruhi partisipasi aktif seseorang, salah satunya adalah perceived participation benefit. Perceived participation benefit merupakan faktor dorongan berupa manfaat yang diperoleh ketika berpartisipasi dalam kampanye. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perceived participation benefit berpengaruh pada niat partisipasi mahasiswa di pulau Jawa dalam kampanye online tentangĀ kebersihan lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Survei kuantitatif dilakukan kepada mahasiswa di Pulau Jawa, dan akan dianalisis menggunakan uji korelasi pearson. Hasil dari analisis, menyatakan bahwa hipotesis diterima dengan koefisien korelasi sebesar 0,670. Dapat disimpulkan bahwa, terdapat pengaruh antara perceived participation benefit pada niat partisipasi mahasiswa di pulau Jawa dalam kampanye online tentangĀ kebersihan lingkungan.
Copyrights © 2024