Penyiapan tanah merupakan hal yang umum dilakukan para petani untuk menyiapkan lahan untuk bercocok tanam. Tujuannya meliputi pengendalian gulma dan meningkatkan kesuburan tanah. Namun, penyiapan tanah yang terus - menerus tanpa memperhatikan prinsip - prinsip konservasi dapat mempercepat degradasi lahan, sehingga lama kelamaan menjadi tidak produktif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh sistem pengolahan tanah dan pemangkasan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK) dengan menggunakan perbandingan olah tanah sempurna, tanpa olah tanah, pemangkasan. Perlakuan sebanyak 4, dengan pengulangan 4 kali maka menjadi 16 unit penelitian. Berdasarkan hasil penelitian bahwa tanaman tertinggi terdapat pada perlakuan TP21. Selanjutnya jumlah daun terbanyak terdapat pada perlakuan TP22, Hasil pengamatan panjang buah terdapat pada perlakuan TP 22, Hasil pengamatan lingkar buah terbaik terdapat pada perlakuan TP 22. Hasil pengamatan diameter buah terbaik terdapat pada perlakuan TP21. Hasil pengamatan berat buah tertinggi terdapat pada pada perlakuan TP21, perbedaan hasil terlihat sangat jauh jika dibandingkan dengan perlakuan TP11, dan TP12. Sedangkan dengan perlakuan TP22 tidak terlalu berbeda jauh dengan perlakuan TP21
Copyrights © 2024