Kajian tentang irfani sangat penting untuk dibahas sehingga masyarakat tidak hanya mendengar kata irfani diucapkan namun tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan irfani tersebut, maka disini peneliti berusaha memaparkan beberapa pemahaman tentang irfani diantaranya yakni irfani dalam pandangan Al-Ghazali dan Irfani dalam pandangan Al-Jabiri yang merupakan tokoh penting dalam pemikiran irfani ini. Tujuan dari penelitian ini adalah agar para pembaca dapat mengetahui bagaimana irfani dalam pandangan Al-Ghazali dan Al-Jabiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini sepenuhnya didasarkan pada kajian pustaka atau yang biasa disebut dengan studi literatur. Dengan sumber data primer berasal dari buku dan jurnal yang relevan dengan apa yang sedang dibahas. Hasilnya adalah 1). AlGhazali juga berpendapat bahwa ilmu kerohanian berasal dari Allah sedang ilmu intelektual bersumber dari akal manusia. Sedangkan 2). Al-Jabiri mengatakan bahwa irfani terbagi menjadi dua yakni secara sikap yaitu menghiraukan keadaan dunia namun lebih contong kepada keadaan manusia dan cenderung individual dan teori yang mana ini dianut oleh Islam yang terbagi menjadi 2 yaitu irfani dalam i’tiba dan qiyas yang mana diungkapkan dengan kasyf tentang yang tampak dalam teks dan kemudian Irfani disampaikan secara syathahat suatu pengungkapan lisan tentang kemaha kuasaan Tuhan.
Copyrights © 2024