The issue of Papua is a “pebble in the shoe” for Indonesia. Unresolved past human rights violations, discrimination, and poverty remains the spotlight of countries especially the South Pacific Island, not to mention Australia. Given the complexity of this region, Joko Widodo (Jokowi) has done some progress in this Eastern most Provinces. Development and security become the center of Jokowi’s approach, while at the same time slowly progressing on human rights issue. This research will have a particular focus on the policies of Jokowi from his first to second period regarding Papua. Furthermore, this research will discuss the implication of Jokowi’s policies to Papua for Australia-Indonesia bilateral relationship. This research uses descriptive research method with two concepts from international relations: national security and human security. There are two main arguments derived from this topic: First, Jokowi’s approaches in Papua have shown Jakarta’s seriousness in developing Papua both from infrastructure and human resources sectors which aligned with national security and human security concept. Second, Australia must take an opportunity of Jokowi’s openness and approaches in Papua to at least addressing the reality and progress of this region for its public.Bahasa Indonesia Abstract: Isu Papua adalah "kerikil di dalam sepatu" bagi Indonesia. Kemiskinan, diskriminasi, dan bahkan pelanggaran HAM masa lalu selalu menjadi perhatian utama negara-negara baik di Pasifik Selatan, dan juga Australia. Melihat begitu kompleksnya isu Papua ini, Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan berbagai progres dengan penekanan pada aspek pembangunan dan keamanan sebagai pusat pendekatan ke Papua, sekaligus secara perlahan menyelesaikan isu HAM di Papua. Penelitian ini berfokus pada kebijakan Jokowi dari periode pertama hingga kedua terkait Papua. Selanjutnya, penelitian ini membahas mengenai implikasi kebijakan Jokowi di Papua terhadap hubungan bilateral Australia-Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan dua konsep dari hubungan internasional yaitu keamanan nasional dan keamanan manusia. Dua argumentasi utama yang diangkat dari topik ini adalah: Pertama, pendekatan Jokowi di Papua telah menunjukkan keseriusan Jakarta dalam membangun Papua baik dari sektor infrastruktur maupun sumber daya manusia yang sejalan dengan konsep keamanan nasional dan keamanan manusia. Kedua, Australia perlu mengambil kesempatan dari keterbukaan dan pendekatan Jokowi di Papua untuk memaparkan realita dan progress kawasan ini kepada publik di Australia.
Copyrights © 2022