Perkembangan teknologi menghasilkan media sosial yang dapat dengan mudahnya diakses Internet melalui smartphone. Media sosial memberikan kenyamanan terhadap pengguna smartphone. Salah satu aplikasi media sosial yang digemari adalah Instagram. Penggunaan smartphone berlebih dapat membuat penggunanya mengalami ketergantungan dan akan merasa cemas apabila tidak dapat menggunakan smartphone atau bisa disebut dengan istilah nomophobia. Kondisi nomophobia dapat diperkuat oleh perasaan loneliness atau kesepian yang ada pada diri seseorang. Usia dewasa dapat lebih leluasa dalam mengakses internet dan merupakan usia yang rentan mengalami kesepian karena memiliki tanggung jawab yang besar terhadap hidupnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan loneliness dengan nomophobia pada dewasa awal pengguna aplikasi Instagram. Penelitian ini dilakukan pada 357 partisipan dengan rentang usia 20-40 tahun yang aktif menggunakan aplikasi Instagram. Alat ukur loneliness yang digunakan adalah University of California (UCLA) Loneliness Scale dan alat ukur nomophobia yang digunakan adalah Nomophobia Questionnaire (NMP-Q). Melalui hasil uji korelasi Spearman terhadap loneliness dan nomophobia terhadap dewasa awal pengguna aplikasi Instagram, diperoleh hasil r = 0,08 dan p > 0,05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut tidak terdapat hubungan yang signifikan terhadap loneliness dengan nomophobia pada dewasa awal pengguna aplikasi Instagram.
Copyrights © 2024