Keberhasilan untuk mengembangkan perilaku prososial pada remaja telah dikaitkan dengan peningkatan self-esteem, prestasi akademik, sense of happiness, dan hubungan sosial berkualitas di saat dewasa. Seiring berkembangnya zaman perilaku prososial pada remaja tidak meningkat namun cenderung menurun. The broaden and build theory menyatakan bahwa emosi positif mampu untuk memperluas perhatian individu termasuk kepada lingkungan sekitar yang diteorikan dapat meningkatkan perilaku prososial. Salah satu emosi positif yang memiliki kemampuan ini adalah awe, khususnya yang dipicu oleh objek seni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara art-induced awe dengan perilaku prososial remaja di Indonesia. Penelitian ini melibatkan 397 remaja dengan 373 data yang sesuai karakteristik untuk diolah menggunakan non-probability sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian untuk mengukur variabel Art-Induced Awe yaitu The Dispositional Positive Emotions Scale (DPS-Awe) yang telah diadaptasi oleh peneliti. Adapun alat ukur yang digunakan untuk mengukur variabel perilaku prososial yaitu skala perilaku prososial yang diadaptasi oleh Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara. Uji korelasi pada penelitian ini menggunakan Spearman rho dan didapatkan hasil r=:0,306 dan p <0.05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan yang positif antara art-induced awe dengan perilaku prososial pada remaja di Indonesia.
Copyrights © 2024