TB paru merupakan penyakit kronis menular yang sering kambuh, biasanya disebabkan oleh bakteri mikobakterium yang menyerang paru-paru. Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang jumlah penderita TB pada tahun 2024 sebanyak 25 kasus (Rekam Medis RSUD Bangkinang, 2024). Tujuan dari laporan kasus ini adalah untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien TB paru meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan mengumpulkan data, menganalisa data dan menarik kesimpulan. Subjek pada laporan kasus ini adalah Tn.A berusia 51 tahun dengan diagnosa medis TB paru. Pada saat pengkajian pasien mengatakan sesak, batuk berdarah dan dada terasa sakit. Peneliti dapat merumuskan diagnosa utama yaitu bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan sekresi yang berlebih, nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik, gangguan pola tidur berhubungan dengan kontrol tidur. Pelaksanaan tindakan keperawatan pada Tn.A dilakukan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama 3 hari pada pasien didapatkan masalah telah teratasi. Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning tindakan dihentikan. Diharapkan penelitian ini menjadi pedoman baik Rumah Sakit dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien TB paru dan menjadi acuan bagi peneliti selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan bagi pasien dengan TB paru.
Copyrights © 2024