Rentang gerak terbatas atau yang dikenal sebagai kekakuan lutut (knee stiffness) disebabkan karena adanya perlengketan intra-artikular yang padat atau transformasi fibrotik pada struktur periartikular. Kekakuan lutut pascaoperasi merupakan komplikasi pembedahan yang melemahkan dan membatasi gerakan sendi aksesori, aktivasi otot dan menyebabkan penurunan keseluruhan dalam rentang gerak fisiologis. Untuk mengembalikan fungsi gerak dengan hasil yang memuaskan diperlukan adanya rehabilitasi pascaoperasi. Fisioterapis dapat bertindak sebagai fasilitator untuk mencapai dan memulihkan gerakan sendi lutut yang hilang hingga sepenuhnya. Tujuan: Studi ini dilakukan untuk melihat peran fisioterapi dalam menangani kekakuan lutut pasca operasi. Metode Penelitian: Studi kasus denga pasien post-op fraktur plateu tibia dan rekonstruksi ACL. Hasil Penelitian: Setelah dilakukan terapi sebanyak 7 kali terdapat penurunan pada skala nyeri, oedem, peningkatan kekuatan otot, lingkup gerak sendi, dan peningkatan kemampuan fungsional ekstremitas bawah. Kesimpulan: intervensi yang diberikan pada pasien dapat mempengaruhi hasil dari kemampuan fungsional ekstremitas bawah pasien.
Copyrights © 2024