Daerah aliran sungai Way Batu Merah terdapat bangunan sabo dam untuk mengendalikan atau kontrol tinggi muka air dan pergerakan sedimen pada saat aliran debris. Berdasarkan tinjauan dan pengamatan kondisi bangunan Sabo Dam Air Kuning (Goa Maria)-Karang Panjang yang terdapat pada daerah aliran sungai Way Batu Merah, ternyata bangunan sabo dam ini tidak lagi berfungsi seutuhnya, dikarenakan terjadi penimbunan sedimen pada area tampungan yang sudah melebihi kapasitas dari bangunan itu sendiri. Kondisi ini berpengaruh terhadap fungsi utama dari bangunan sabo dam, yaitu sebagai pengendali sedimen, sehingga perlu untuk melakukan evaluasi kinerja bangunan sabo dam. Untuk mengevaluasi bagunan sab sam digunakan metode pengamatan mengunakan tabel evaluasi kinerja, serta metode USLE (Universal Soil Loss Equation). Metode USLE mempertimbangkan pengunaan tanah di daerah penilitian, sehingga metode ini dapat diandalkan sebagai analisis dari jumlah sedimen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa . Tingkat kerusakan pada bangunan sabo dam sebesar 17%, Talud 32%, dan untuk Tanggul 32%. Dari analisis USLE didapat volume sediment potensial sabo dam sebesar 33,83 m3. Dari hasil perhitungan di dapat kapasitas bangunan Sabo Dam Air Kuning Goa Maria Karang Panjang Ambon sebesar 15,3 m3.maka bangunan Sabo Dam tersebut dinilai tidak mampu untuk menampung angkutan sedimen yang terjadi.
Copyrights © 2025