Fokus studi ini adalah analisis konteks Kitab Nahum 1:1-8, dengan tujuan menggali pemahaman mengenai latar belakang sejarah, sosial, dan teologis yang mempengaruhi penulisan kitab tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang mengeksplorasi konteks kultural dan sosial, agar pembaca dapat memahami bagaimana budaya dan masyarakat Asyur berperan dalam membentuk narasi serta pandangan tentang Tuhan dalam konteks itu. Analisis ini menemukan bagaimana kitab ini merefleksikan pandangan masyarakat Israel tentang kekuatan dan kehancuran. Relevansi tulisan ini memberikan wawasan tentang konteks sejarah dan sosial pada masa itu, khususnya terkait kekejaman kekaisaran Asyur dan perasaan masyarakat yang tertindas. Dengan demikian, tulisan ini mengajak pembaca untuk menemukan Tuhan dalam setiap peristiwa hidup, terutama di saat-saat kesusahan, karena Tuhan memperhatikan orang-orang yang bersungguh-sungguh mencari dan percaya kepada-Nya. Pembaca dapat belajar dari bangsa Israel bagaimana mereka menyadari bahwa Allah adalah dasar pengharapan dan penjamin dalam berbagai kesulitan, terutama saat menghadapi ketidakadilan.
Copyrights © 2024