Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas manajemen presensi dalam Sistem Manajemen Pegawai Negeri Sipil (SIMPEGNAS) di instansi pemerintahan. SIMPEGNAS dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam pencatatan kehadiran pegawai. Namun, implementasinya menghadapi berbagai tantangan, seperti kendala teknis, kurangnya pelatihan, dan resistensi terhadap perubahan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, survei, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun SIMPEGNAS dapat mencatat kehadiran pegawai secara akurat, terdapat masalah dalam penggunaannya yang mempengaruhi tingkat kedisiplinan dan produktivitas pegawai. Persepsi pegawai terhadap sistem ini bervariasi, dengan beberapa merasa terbantu, sementara yang lain mengungkapkan kesulitan dalam adaptasi,.Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi pegawai, perbaikan infrastruktur teknis, dan sosialisasi yang lebih intensif mengenai manfaat sistem. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan manajemen presensi dalam SIMPEGNAS dapat berjalan lebih efektif dan mendukung kinerja organisasi secara keseluruhan.
Copyrights © 2024