Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi fenomena kesehatan mental yang dihadapi oleh mahasiswa tingkat akhir Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan melibatkan 20 partisipan. Data dikumpulkan melalui screening, wawancara terstruktur, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian dilakukan dengan analisis tematis menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa akhir mengalami Quarter Life Crisis (QLC) dimana hal ini yang kemudian berpengaruh signifikan terhadap emosi, pendidikan, dan relasi sosial mahasiswa tingkat akhir. Program intervensi psikoedukasi efektif dalam mengatasi QLC dan meningkatkan kualitas hidup mahasiswa. Kesimpulannya, QLC adalah fenomena yang mempengaruhi mahasiswa tingkat akhir, dan intervensi psikoedukasi perlu dikembangkan lebih lanjut untuk mengatasi tantangan ini secara efektif. Kata Kunci: Mahasiswa Akhir; Quarter Life Crisis (QLC); Psikoedukasi
Copyrights © 2024