Perilaku tolong-menolong, sebagai salah satu nilai luhur masyarakat Indonesia, mengalami pergeseran seiring dengan perkembangan era digital. Penelitian ini bertujuan untuk memahami perilaku prososial remaja di era digital, khususnya pada siswa SMA di Jakarta. Fenomena menurunnya tindakan prososial di kalangan remaja, yang dipengaruhi oleh gaya hidup individualistis akibat perkembangan teknologi, menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei untuk mengungkap alasan seorang remaja melakukan perilaku menolong. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 103 orang, yang merupakan siswa dan siswi aktif dari beberapa SMA di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku menolong dipengaruhi oleh faktor internal, seperti empati dan kepuasan diri, serta faktor eksternal, seperti pengaruh sosial dan penggunaan teknologi. Penelitian ini merekomendasikan upaya peningkatan kesadaran sosial dan empati melalui pendidikan serta pemanfaatan teknologi secara positif untuk mendukung penguatan nilai-nilai prososial di kalangan remaja.
Copyrights © 2025