ABSTRAK Individu yang mengalami fenomena Fear of Missing Out (FoMO) cenderung merasa takut akan tertinggal mengenai informasi, tren, dan pengalaman menyenangkan yang dialami oleh orang-orang disekitarnya. Akibatnya individu yang mengalami hal tersebut tidak dapat menahan diri dari keinginan untuk terus menerus terhubung dengan orang lain terutama melalui media sosial. Salah satu faktor utama yang dapat menyebabkan hal tersebut adalah rendahnya harga diri individu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara self-esteem dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada generasi z yang menggunakan media sosial. Penelitian ini menggunakan alat ukur self-esteem yang sudah diadaptasi oleh Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara yang menggunakan teori Rosenberg dan Online Fear of Missing Out (On-FoMO) untuk mengukur Fear of Missing Out (FoMO). Data diolah menggunakan SPSS versi 25, data tidak terdistribusi normal maka digunakan Spearman Corellation (r = 0.591, p = 0.000). Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara self-esteem dan Fear of Missing Out (FoMO) pada generasi z yang aktif menggunakan media sosial.
Copyrights © 2025