Manajerial guru Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan siswa secara holistik. Guru BK tidak hanya memberikan layanan konseling, tetapi juga mengelola berbagai aspek operasionalisasi program bimbingan, termasuk pengelolaan waktu, sumber daya, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Seiring dengan semakin kompleksnya peran mereka, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, waktu, dan pemahaman yang mendalam mengenai peran manajerial masih menjadi isu penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran manajerial guru BK dalam operasionalisasi program bimbingan di sekolah dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan PRISMA, yang memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menganalisis berbagai studi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan waktu yang efektif, komunikasi yang baik, serta penggunaan teknologi merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan program BK. Oleh karena itu, disarankan agar guru BK memperoleh pelatihan berkelanjutan, serta memperkuat koordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan.
Copyrights © 2025