Kesehatan ibu dan anak masih menjadi permasalahan utama kesehatan masyarakat di Indonesia terutama di daerah pedesaan. Desa Pucak mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan, karena memiliki sumber daya manusia berupa kader kesehatan dan kelompok karang taruna yang dapat menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat. Potensi desa belum dimanfaatkan secara optimal dalam mengatasi masalah kesehatan ibu karena kurangnya akses informasi, proses edukasi menggunakan metode konvensional, dan pemanfaatan inovasi sistem teknologi virtual reality dalam proses edukasi kesehatan belum ada. Tujuan PDB (Pemberdayaan Desa Binaan) yaitu untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi desa menjadi Desa Sehat Sentra Edukasi KIA Berbasis Integrasi Sistem Teknologi Virtual Reality. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan diskusi serta metode praktik untuk meningkatkan pengetahuan dan melatih keterampilan kelompok kader kesehatan dan kelompok karang taruna. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku kelompok kader kesehatan dan kelompok karang taruna bukit kemuning desa Pucak tentang Kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan ibu menyusui berbasis teknologi virtual reality. Kesimpulan kegiatan yaitu Pemberdayaan Desa Binaan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mitra yang berdampak pada peningkatan status kesehatan ibu dan anak. Saran diharapkan kegiatan terus berlanjut sehingga memberikan outcome pada menurunnya angka kematian ibu dan anak.
Copyrights © 2024