Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang terjadi di rumah sakit yang menjadi salah satu penyebab angka kematian di Rumah Sakit. Kepatuhan perawat dalam melakukan cuci tangan sangat berpengaruh terhadap kejadian infeksi nasokomial. Mikroorganisme hidup dan berkembang biak dilingkungan rumah sakit seperti lantai rumah sakit, air, udara, alat-alat medis dan non medis. Kurangnya pengetahuan perawat akan menyebabkan upaya pencegahan infeksi nasokomial kurang baik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik untuk melihat hubungan variabel independen dan dependen. Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling (sampel acak sederhana), dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (α): 0,05. Hasil uji tentang hubungan pengetahuan perawat tentang pencegahan infeksi nasokomial dengan kepatuhan mencuci tangan didapatkan hasil nilai signifikan (p): 0,001 menunjukkan adanya korelasi.Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat tentang pencegahan infeksi nasokomial dengan kepatuhan mencuci tangan di Rumah Sakit Efarina Etaham Pematangsiantar. Diharapkan kepada tenaga kesehatan agar makin memaksimalkan program-program kesehatan salah satunya mengenai peningkatan pelayanan kesehatan melalui tindakan pencegahan infeksi nasokomial dan juga dalam memonitoring kepatuhan mencuci tangan di Rumah Sakit. Kata Kunci: Pengetahuan; Infeksi Nasokomial; Kepatuhan Cuci Tangan.
Copyrights © 2025