Proxy server adalah komponen penting dalam manajemen jaringan, terutama dalam meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kontrol akses pengguna terhadap internet. Squid server, sebagai salah satu server proxy berbasis linux yang paling polpuler, telah lama digunakan untuk caching danfiltering di jaringan lokal. Namun, dengan kemajuan teknologi dan meningkatnya kompleksitas jaringan, kebutuhan untuk implementasi yang optimal pada sistem operasi terbaru, seperti Ubuntu versi 22.04, semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi metode konfigurasi squid pada Ubuntu versi 22.04 untuk memaksimalkan efisiensi, keamanan, dan penyesuaian terhadap kebutuhan jaringan modern. Melalui pendekatan eksperimental yang mencakup instalasi, konfigurasi, dan filtering konten, penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi squid berhasil meningkatkan kinerja jaringan hingga 20% melalui caching serta memblokir akses ke konten tidak produktif. Selain itu, konfigurasi control akses menggunakan Access Control Lists (ACL) memungkinkan pengolaan lalu lintas jaringan secara efektif dan aman. Hasil ini mengisi kesenjangan dalam literatur sebelumnya yang berfokus pada system operasi lama dan memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan proxy server bebrbasis linux dalam lingkungan jaringan modern.
Copyrights © 2024