Menentukan rute terpendek merupakan tantangan utama dalam sistem navigasi, terutama di wilayah perkotaan seperti Medan. Penelitian ini memodelkan jaringan rute antara Sun Plaza dan Podomoro City Deli Medan dalam bentuk graf berbobot, kemudian menganalisisnya menggunakan algoritma Dijkstra dan A*. Implementasi kedua algoritma dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Dijkstra menghasilkan rute A → E → F → G → H → D dengan total jarak 2,87 km dan kecepatan rata-rata 48 km/jam, sementara algoritma A* menghasilkan rute A → B → C → D dengan total jarak 2,05 km dan kecepatan rata-rata 26 km/jam. Waktu eksekusi kedua algoritma hampir identik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa untuk graf sederhana, kedua algoritma memberikan hasil serupa, tetapi Dijkstra lebih efisien dalam implementasi. Penelitian ini memberikan wawasan praktis untuk pengembangan aplikasi navigasi dan menyarankan studi lanjutan dengan membandingkan algoritma lain pada graf yang lebih kompleks
Copyrights © 2025