Pemilihan karyawan terbaik merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia yang dapat mempengaruhi kinerja dan produktivitas perusahaan. Dalam konteks ini, metode Simple Additive Weighting (SAW) diusulkan sebagai alat bantu untuk melakukan evaluasi dan perankingan karyawan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode SAW dalam pemilihan karyawan terbaik disebuah perusahaan, dengan mempertimbangkan kriteria seperti pengalaman kerja, kemampuan teknis, kemampuan komunikasi, dan kemampuan kerja sama. Proses dimulai dengan identifikasi kriteria dan penentuan bobot untuk masing-masing kriteria, yang mencerminkan tingkat kepentingan relatif dari setiap aspek. Selanjutnya, data karyawan dikumpulkan dan dinilai berdasarkan skala yang telah ditentukan. Nilai dari setiap kriteria kemudian dihitung dengan mengalikan skor karyawan dengan bobot yang telah ditetapkan. Setelah itu, nilai total untuk setiap karyawan dijumlahkan dan dilakukan perankingan untuk menentukan karyawan dengan nilai tertinggi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode SAW efektif dalam membantu manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan yang objektif dan sistematis. Karyawan dengan nilai tertinggi terpilih sebagai karyawan terbaik, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif. Pada penelitian ini didapat jika nilai total, karyawan E memiliki nilai tertinggi yaitu 5,2. Oleh karena itu, karyawan E dipilih sebagai karyawan terbaik
Copyrights © 2025