Penelitian ini mengevaluasi penggunaan dua manajer paket pada Arch Linux, yaitu Pacman dan AUR Helper, dalam pengelolaan aplikasi. Pacman, sebagai manajer paket resmi Arch Linux, menawarkan kecepatan, stabilitas, dan keandalan dalam instalasi serta pemeliharaan paket dari repositori resmi. Di sisi lain, AUR Helper memungkinkan pengguna untuk mengakses dan menginstal aplikasi dari Arch User Repository (AUR), memberikan fleksibilitas yang lebih besar untuk aplikasi tambahan yang tidak tersedia di repositori resmi. Melalui pengujian komparatif, ditemukan bahwa Pacman lebih unggul dalam efisiensi dan keamanan repositori standar, sementara AUR Helper memerlukan langkah verifikasi tambahan untuk memastikan keamanan aplikasi pihak ketiga. Kombinasi penggunaan kedua alat ini memberikan solusi yang fleksibel dan efektif bagi pengguna Arch Linux untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan aplikasi yang bervariasi. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengguna sistem operasi berbasis Arch Linux dalam memilih alat pengelolaan paket sesuai kebutuhan.
Copyrights © 2025