Majunya perkembangan teknologi dan penyebaran informasi membuat nilai- nilai agama menghilang sejak Sekolah Dasar, khususnya di Jakarta. Sebagai contoh penyimpangan nilai agama tingkat Sekolah Dasar di Jakarta yakni kasus perundungan. Akan tetapi, orang tua muslim di Jakarta tidak mengetahui cara pengajaran adab yang efektif. Selain itu, mereka memiliki waktu yang sibuk untuk anaknya, serta pemahaman yang kurang dalam mengenai adab pertemanan dalam Islam. Kemudian, media yang ada tidak memberikan contoh dengan pendekatan yang nyata dan sesuai dengan target audiensi. Sehingga, dibutuhkannya buku panduan yang dapat memudahkan orang tua mendalami dan mengajarkan anak-anaknya tentang adab berteman. Metode yang digunakan dalam mencari data adalah kuantitatif, yakni dengan survei dan kualitatif dilakukan dengan wawancara, studi referensi, observasi, dan studi eksisting. Bentuk komunikasi buku ini menggunakan cerita sehari-hari anak sekolah dasar dan menggunakan visual yang disesuaikan dengan aturan Islam. Sehingga, diharapkan dapat membantu orang tua dan anak mengetahui lebih dalam serta mengamalkan adab berteman dalam Islam dengan baik.
Copyrights © 2024