Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan faktor penting dalam menunjang peningkatan kualitas proses produksi. Namun berbagai faktor keselamatan kerja tersebut sering tidak disadari khususnya pada industri rumahan berskala kecil. Berbeda dengan perusahaan besar yang mayoritas sudah menyusun peraturan standar operasional, industri skala rumahan seringkali belum mengetahui tentang berbagai standar kerja yang mengakibatkan pekerjanya cenderung mengabaikan aspek ergonomis. Dilain sisi pekerjaan dengan posisi kurang ergonomis dapat menyebabkan Musculoskeletal Disorders (MSD’s) yang menyebabkan gangguan pada otot tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko cedera yang dapat dialami oleh penjahit serta diharapkan dapat menjadi suatu rekomendasi untuk perbaikan standar kerja. Data dalam penelitian ini diambil dari salah satu industri jahit rumahan di kabupaten Sleman, Yogyakarta dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan analisis foto. Dari data tersebut mayoritas gangguan yang dialami pekerja adalah gangguan pada tubuh bagian atas khususnya bagian punggung atas dan punggung bawah. Sehingga dalam analisisnya menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Dari hasil analisis RULA yang telah dilakukan menunjukan skor total sebesar 5, berdasarkan tabel klasifikasi tingkat risiko dari skor tersebut diperlukan adanya penyelidikan lebih lanjut dan segera melakukan Tindakan perubahan.
Copyrights © 2024