Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana perkembangan motorik halus anak usia dini menggunakan media MoBIS kemudian penelitian ini menjelaskan bagaimana penerapan permainan MoBIS dan menjelaskan bagaimana interelasi penggunaan media MoBIS dalam meningkatkan motorik halus. Permasalahan yang dihadapi kemampuan motorik halus anak kelompok B usia 5-6 tahun belum sesuai dengan tingkat percapaian perkembangan motorik halus yang diharapkan. Kondisi nampak jelas dimana anak ada yang kesulitan dalam meniru bentuk, menggerakan jari jemari tangan secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menemukan 1) Perkembangan motorik halus pada anak usia dini kelompok B di RA Al-Ma’mur (a) permainan MoBIS dapat mengoptimalkan penggunaan otot tangan dan jari siswa (b) kemampuan meniru bentuk lebih optimal pada saat menggunakan MoBIS dibandingkan fuzzle (c) siswa melakukan eksplorasi dengan media MoBIS dapat menyebutkan jumlah komponen MoBIS dan warna komponen MoBIS (d) siswa dapat mengkoordinasikan mata dan tangan pada saat merangkai komponen MoBIS (e) siswa dapat menghasilkan bentuk sendiri sesuai dengan sub topik (f) siswa dapat mengontrol gerakan jari tangan pada saat merangkai komponen MoBIS (g) siswa senang bermain MoBIS mengekspresikan dirinya dengan bentuk pesawat tempur, kincir angin dan gelas jus 2) pada pelaksanaan permainan MoBIS di bagi menjadi 3 tahapan pertama perencanaan yang kedua pelaksanaan yang ketiga penilaian 3) Aspek yang paling berdampak dari hasil penggunaan MoBIS siswa dapat mengekspresikan dirinya dengan berkarya seni menggunakan media MoBIS dapat menirukan gerakan minum jus, mengekspresikan dirinya setelah minum jus. Kata Kunci : Anak Usia Dini, MoBIS, Motorik Halus
Copyrights © 2024