Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model pembelajaran interdisipliner Basmat (Bahasa, Seni, dan Matematika) dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa pada Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat siklus tindakan, melibatkan 30 siswa kelas X. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, serta pengukuran kemampuan menulis melalui tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan menulis siswa di setiap siklus. Pada siklus pertama, nilai rata-rata posttest meningkat dari 65,5 menjadi 72,3, sementara pada siklus keempat nilai rata-rata posttest mencapai 87,5. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran interdisipliner Basmat berhasil membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan menulis yang lebih baik, baik dari segi struktur, kreativitas, maupun penggunaan kosakata yang variatif. Pembelajaran ini juga meningkatkan motivasi siswa dalam menulis, karena memberikan konteks yang lebih luas dan relevansi terhadap kehidupan nyata. Temuan ini sejalan dengan teori-teori pembelajaran interdisipliner yang menunjukkan bahwa integrasi lintas disiplin ilmu dapat memperkaya pengalaman belajar siswa dan meningkatkan keterampilan menulis mereka. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan penerapan model Basmat sebagai salah satu pendekatan efektif dalam Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas pembelajaran menulis.
Copyrights © 2024