Air merupakan kebutuhan pokok yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Namun, ketersediaan air bersih sering menjadi tantangan, terutama pada musim kemarau dan saat sumber air terkontaminasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas fisik air sebelum dan sesudah filtrasi pada tiga sampel air sumur di Kecamatan Sidareja, Cilacap, Jawa Tengah. Parameter yang diuji meliputi bau, kejernihan , total zat padat terlarut (TDS), pH menggunakan alat Mediatech Digital Ph Meter dan Tds Meter Hold. Hasil menunjukkan variasi kualitas antar sampel. Sampel A memiliki kualitas terbaik dengan TDS rendah (103 mg/L), pH netral (7,1), dan kejernihan baik, sesuai standar air minum. Sampel B menunjukkan TDS lebih tinggi (268 mg/L) dan pH asam (6,9), sementara Sampel C memiliki TDS tertinggi (330 mg/L) serta kejernihan buruk, mengindikasikan kontaminasi. Filtrasi terbukti efektif menjaga kualitas air, dengan parameter tetap memenuhi standar. Penelitian ini menegaskan pentingnya filtrasi sebagai solusi sederhana dan efektif untuk meningkatkan kualitas air, terutama di komunitas kecil atau tingkat rumah tangga
Copyrights © 2025