Latar Belakang: Perkembangan teknologi digital telah mempermudah akses terhadap berbagai platform online, termasuk judi online. Meskipun dianggap sebagai hiburan, judi online dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental remaja. Adapaun data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa sekitar 6,1 persen remaja di Indonesia mengalami gangguan mental, dan hasil Riskesdas tahun 2018 mengungkapkan bahwa gangguan kesehatan mental yang terjadi adalah depresi dan kecemasan. Fakta ini menegaskan urgensi untuk menangani dampak judi online terhadap kesehatan mental remaja, diantaranya adalah dilakukan penyuluhan.Metode: Menggunakan bersifat kuantitatif dengan desain korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional.Hasil: Berdasarkan frekuensi kesehatan mental ditemukan bahwa 93,1% tidak menunjukkan adanya masalah kesehatan mental. Namun, hasil uji Chi-Square adalah p-value < 0,05, mengindikasikan adanya pengaruh signifikan antara penyuluhan platform judi online terhadap kesehatan mental remaja di Kelurahan Kalibaru.Kesimpulan: Penyuluhan ini memiliki peran penting dalam mengurangi risiko gangguan kesehatan mental di kalangan remaja yang terlibat dalam aktivitas judi online.
Copyrights © 2024