Saree : Research in Gender Studies
Vol. 6 No. 2 (2024): Saree: Research in Gender Studies

Bias Gender dalam Narasi Media Online tentang Kekerasan Seksual di Mandailing Natal: Analisis Wacana Kritis Sara Mills

Setiadi, Fadlan Masykura (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2024

Abstract

ABSTRACT ENGLISH:Sexual violence is a global issue with multidimensional impacts, including psychological, social, and legal consequences. This study aims to analyze gender bias in local media coverage of sexual violence cases in Mandailing Natal using Sara Mills' critical discourse analysis approach. Data were sourced from three lokal online media outlets: Mandailing Online, Malintang Pos, and MohgaNews. The findings reveal that the media often position women as passive objects, focusing on perpetrators and sensationalizing narratives. This study provides new insights into how media reinforce gender stigma through framing. By integrating framing theory and critical discourse analysis, it contributes to the literature on media and gender justice, recommending more empathetic and victim-centered journalistic practices. ABSTRACT INDONESIAN:Kekerasan seksual merupakan isu global dengan dampak multidimensional, termasuk psikologis, sosial, dan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bias gender dalam pemberitaan media lokal terkait kasus kekerasan seksual di Mandailing Natal dengan menggunakan pendekatan analisis wacana kritis Sara Mills. Data diambil dari tiga media online lokal: Mandailing Online, Malintang Pos, dan MohgaNews. Hasil menunjukkan bahwa media cenderung memosisikan perempuan sebagai objek pasif, dengan penekanan pada pelaku dan sensasi narasi. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana media dapat memperkuat stigma gender melalui pembingkaian berita. Dengan mengintegrasikan teori framing dan analisis wacana kritis, penelitian ini berkontribusi pada literatur tentang media dan keadilan gender serta merekomendasikan praktik jurnalistik yang lebih empatik dan berbasis korban.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

saree

Publisher

Subject

Humanities Education Physics Social Sciences

Description

Saree dalam bahasa Aceh artinya rata, sejajar, dan setingkat. Kata Sare secara filosofis menggambarkan keseimbangan antara laki-laki dan perempuan. Keseimbangan mengacu kepada kolaborasi peran antara laki-laki dan perempuan yang menekankan pada konsep keharmonisan dalam hubungan antara laki-laki dan ...