Daya dukung tanah sangat penting dalam sebuah perencanaan stuktur pondasi bangunan, biaya penelitian tanah yang mahal menjadi penyebab tingginya biaya perencanaan. Oleh karena itu perlu solusi untuk mendapatkan nilai daya dukung tanah yang sesuai dengan kondisi sebenarnya. Penggunaan data tanah khususnya dari Cone Penetration Test (CPT), memainkan peran penting dalam analisis daya dukung untuk mencegah kegagalan fondasi tiang pancang. Analisis daya dukung dari data CPT telah banyak dikembangkan untuk memprediksi kapasitas aksial tiang dan juga mendapatkan jenis tanahnya (Shahin et al., 2010). Hubungan antara tahanan ujung, gesekan samping, dan sifat tanah yang diperoleh dari uji CPT sangat penting untuk merancang fondasi tiang (Wu et al., 2018). Selain itu, korelasi data CPT dengan kapasitas tiang telah menunjukkan hasil yang memuaskan karena informasi sifat tanah yang dapat digunakan sebagai tambahan informasi (Alkroosh & Nikraz, 2011). GIS terbukti lebih efisien dalam mengolah data dalam jumlah besar dan memberikan hasil yang lebih reliabel (Qader et al., 2023). Teknik ini memungkinkan analisis data yang lebih cepat dan akurat. GIS membantu dalam pemahaman yang lebih baik tentang struktur bawah tanah dan mendukung keputusan yang lebih informatif dalam perencanaan pembangunan dan disarankan agar penggunaan GIS diperluas untuk analisis geoteknik yang lebih komprehensif.
Copyrights © 2024