Membahas isu tentang perempuan tidak akan pernah terlepas dari standar kecantikan. Dua hal tersebut merupakan aspek yang memiliki peran dalam membentuk konstruksi standar kecantikan. Perkembangan teknologi dan informasi dapat membawa perubahan pola pikir bagi masyarakat terutama pengaruh dari media sosial Instagram. Hal ini dapat ditandai dengan Kemunculan akun Instagram @ubcantikid yang membawa nama besar Universitas Brawijaya sebagai produk digitalisasi yang dipandang dapat membentuk konstruksi standar kecantikan khususnya di kalangan mahasiswi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang dianggap dapat membantu peneliti untuk mengungkapkan pengalaman subjektif dan pribadi dari mahasiswi Fisip mengenai sudut pandangnya tentang konstruksi standar kecantikan dan bagaimana mahasiswi Fisip memaknai standar kecantikan yang dipresentasikan melalui akun @ubcantikid. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara observasi non partisipan, wawancara terstruktur dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga konstruksi standar kecantikan dalam akun @ubcantikid berdasarkan sudut pandang mahasiswi yang fotonya di posting dan tidak di posting yaitu : 1) Cantik dari dalam (Inner Beauty) 2) Cantik secara fisik dan penampilan (Outer Beauty) 3) Cantik karena memiliki prestasi.
Copyrights © 2024