Tujuan dari Artikel ini untuk mengulas hubungan antara Listrik Tenaga Surya (Photovoltaic) dengan Al-Qur'an dalam agama Islam, karena sering kali teknologi ini dianggap tidak memiliki kaitan dan dipandang sebagai ilmu yang berdiri sendiri tanpa kaitannya dengan Al-Qur'an. Untuk membuktikan bahwa Al-Qur'an merupakan panduan bagi seluruh umat manusia, termasuk dalam memahami ilmu-ilmu alam seperti ilmu listrik, penulis ingin mengkaji konsep listrik dalam Listrik Tenaga Surya (Photovoltaic) serta perspektif Al-Qur'an. Tujuannya adalah untuk memahami konsep listrik menurut pendekatan Listrik Tenaga Surya (Photovoltaic) dan Al-Qur'an, serta mengidentifikasi aspek-aspek dalam Al-Qur'an yang dapat dijadikan pedoman dalam ilmu listrik terkait Listrik Tenaga Surya (Photovoltaic). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menginterpretasikan semua hasil penelitian yang relevan terkait kajian Al-Qur'an, serta melalui bacaan dari buku, jurnal, buku pelajaran, kamus, dan karya ilmiah lainnya. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an telah menjelaskan konsep Listrik Tenaga Surya (Photovoltaic) beserta komponennya, dan di dalam Al-Qur'an terdapat konsep listrik yang selaras dengan pandangan para ahli ilmu listrik mengenai Listrik Tenaga Surya (Photovoltaic)
Copyrights © 2024