Aktivitas pemuda di Indonesia memainkan peran kunci dalam mempromosikan kebhinekaan dan toleransi di tengah masyarakat yang semakin plural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pemuda dalam penguatan nilai-nilai kebhinekaan melalui pendidikan multikultural dan aktivitas sosial. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka, dengan mengumpulkan dan menganalisis 50 artikel serta buku terkait dari berbagai database akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuda berfungsi sebagai katalisator toleransi melalui partisipasi aktif dalam program-program pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Selain itu, media sosial dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan-pesan positif mengenai keberagaman. Namun, tantangan seperti radikalisasi dan misinformasi masih menjadi hambatan yang perlu diatasi. Pendidikan literasi digital dan kegiatan budaya menjadi faktor penting dalam membangun kesadaran sosial pemuda. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk mendukung inisiatif kebhinekaan, sehingga pemuda dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif.
Copyrights © 2024