Penelitian ini membahas implementasi asas otonomi dan desentralisasi di Kota Kediri, dengan fokus pada bagaimana kebijakan lokal dirancang dan diterapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Analisis menunjukkan bahwa otonomi daerah memberikan fleksibilitas bagi Kota Kediri dalam mengelola sumber daya dan menentukan prioritas pembangunan, meskipun tantangan seperti ketergantungan dana pusat, keterbatasan sumber daya manusia, dan ketimpangan pembangunan antarwilayah masih menjadi hambatan. Partisipasi masyarakat juga menjadi aspek penting dalam pelaksanaan desentralisasi, namun tingkat inklusivitasnya perlu ditingkatkan melalui pengembangan literasi digital dan infrastruktur teknologi. Dengan mengatasi tantangan-tantangan tersebut, pelaksanaan asas otonomi dan desentralisasi diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025