Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tiga aspek utama terkait kenakalan peserta didik di SMA NU 05 Brangsong: (1) jenis-jenis kenakalan yang terjadi di sekolah, (2) faktor-faktor penyebab kenakalan, dan (3) upaya yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan pengumpulan data dari sumber primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara data sekunder meliputi informasi mengenai sejarah, visi, dan misi sekolah. Teknik triangulasi digunakan untuk memastikan keabsahan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa bentuk kenakalan peserta didik mencakup absensi tanpa izin (bolos), bullying, merokok, serta pelanggaran aturan pakaian. Faktor-faktor penyebab kenakalan meliputi faktor keluarga, agama, dan lingkungan. Guru PAI menerapkan berbagai upaya untuk mengatasi kenakalan, termasuk kegiatan keagamaan sebagai langkah preventif dan pemberian sanksi sesuai dengan jenis pelanggaran sebagai bagian dari upaya penanganan.
Copyrights © 2024