Peningkatan disiplin kerja guru dan tenaga kependidikan akan meningkatkan mereka menjadi totalitas dalam memberikan kontribusi meningkatkan mutu pendidikan namun, kedisiplinan yang baik tidak terlepas dari peran kepemimpinan kepala sekolah, etos kerja dan komitmen guru dan tenaga kependidikan sendiri, sehinggga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah dan etos kerja terhadap disiplin kerja guru beserta tenaga kependidikan melalui komitmen normatif sebagai mediasi pada SDIT Islamia, Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, data diperoleh melalui kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 75 responden dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan SPSS. Hasil penelitian dengan ? = 0.05 menunjukkan terdapat pengaruh positif signifikan kepemimpinan situasional kepala sekolah terhadap komitmen normatif guru dan tenaga kependidikan (sig 0,001 < 0,05). Terdapat pengaruh positif signifikan etos kerja terhadap komitmen normatif (sig 0,001 < 0,05). Kepemimpinan situasional tidak berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja guru dan tenaga kependidikan (sig 0,310 > 0,05). Terdapat pengaruh positif signifikan etos kerja terhadap disiplin kerja (nilai sig 0,000 < 0,05). Komitmen normatif berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja (nilai sig 0,019 < 0,05). Kepemimpinan situasional berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja guru dan tenaga kependidikan melalui komitmen normatif guru dan tenaga kependidikan sebagai variabel mediasi (sig 0,049 < 0,05). Etos kerja berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja melalui komitmen normatif sebagai mediasi (sig 0,048 < 0,05). Kebaruan dalam penelitian ini adalah hubungan terhadap variabel mediasi berupa komitmen normatif dimana penelitian sebelumnya dengan variabel-variabel yang sama menggunakan mediasi selain komitmen normatif.
Copyrights © 2024