Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang yang dimanfaatkan oleh perempuan Bali untuk menjadi pramuwisata serta tantangan yang dihadapi dalam profesi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dimana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, FGD, dan kajian kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis biografi untuk mendeskripsikan pengalaman para pramuwisata perempuan secara terperinci. Informan berjumlah 27 orang yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang bagi perempuan menjadi pramuwisata di Bali meliputi kedatangan wisatawan, regulasi pemerintah yang mendukung, kebijakan perusahaan, dan dukungan keluarga, sedangkan tantangan yang dihadapi antara lain konflik peran, regulasi pemerintah yang kurang mendukung, kurangnya jaminan kesehatan, pergeseran pasar, perkembangan teknologi informasi, dan keberadaan pramuwisata ilegal. Penelitian ini memberikan nilai orisinal dengan menyediakan wawasan mendalam tentang dinamika dan tantangan yang dihadapi oleh perempuan dalam profesi pramuwisata di Bali. Keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah informan yang terbatas dan fokus geografis pada Bali saja, sehingga hasilnya mungkin tidak sepenuhnya representatif untuk daerah lain, dengan implikasi perlunya penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi pemangku kepentingan dalam industri pariwisata untuk memaksimalkan kontribusi perempuan pramuwisata, termasuk perbaikan regulasi pemerintah dan peningkatan dukungan perusahaan serta keluarga. Selain itu, penelitian ini membuka peluang untuk studi lebih lanjut yang dapat mengeksplorasi aspek lain dari peran perempuan dalam industri pariwisata di wilayah lain, serta memperdalam analisis tentang dampak teknologi informasi dan perubahan pasar terhadap profesi pramuwisata perempuan.
Copyrights © 2024