Konflik tenurial hutan telah menjadi masalah di wilayah kelola Perhutani selama puluhan tahun. Dualitas dalam memandang hak atas tanah antara Perhutani dari sisi hukum dan masyarakat dari sisi historis penguasaan menjadi narasi yang terus diperdebatkan dan sulit untuk diselesaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dinamika lokal konflik penguasaan hutan melalui bukti-bukti empiris lintasan sejarah penguasaan hutan di wilayah kelola Perhutani di Indramayu. Studi ini menyajikan studi kasus peristiwa konflik tenurial dalam kerangka penilaian visibilitas konflik dan pendekatan Actor-Centerd Power (ACP) dalam analisisnya. Hasil penilaian visibilitas konflik menunjukkan gradasi dan historiografi konflik tenurial hutan di wilayah kelola Perhutani dan menghasilkan beberapa temuan penting untuk melengkapi literatur konflik tenurial hutan. Temuan penelitian menunjukkan bagaimana pergeseran kekuatan aktor menyebabkan perubahan konflik tenurial hutan di Indramayu. Terakhir, penetapan kebijakan KHDPK sebagai upaya penyelesaian konflik dapat menimbulkan kontestasi baru dengan mengundang aktor-aktor kuat lainnya.
Copyrights © 2025