Penelitian ini bertujuan untuk menguji: (1) perbedaan pengaruh yang signifikan metode latihan terhadap ketepatan long pass; (2) perbedaan pengaruh yang signifikan pemain yang mempunyai koordinasi tinggi terhadap ketepatan long pass; dan (3) interaksi yang signifikan antara metode latihan dan koordinasi terhadap ketepatan long pass. Metode penelitian eksperimen faktorial 2x2. Sampel berjumlah 20 siswa. Instrumen koordinasi menggunakan Soccer Wall Volley Test, ketepatan long passing menggunakan tes passing lambung Bobby Charlton. Teknik analisis data ANAVA α= 0,05. Hasil menunjukkan: (1) ada perbedaan pengaruh metode latihan terhadap long passing, terbukti F=4,738, metode latihan long pass sasaran berubah lebih baik dibandingkan metode latihan long pass sasaran tetap; (2) ada perbedaan pengaruh koordinasi tinggi dan rendah terhadap long pass, terbukti F=8,569, koordinasi tinggi lebih baik daripada rendah; dan (3) ada interaksi antara metode latihan dan koordinasi mata dan kaki terhadap long pass, terbukti nilai F=25,290.
Copyrights © 2024