Penggunaan media sosial Tik Tok memiliki efek berbahaya bagi remaja terkait masalah kecemasan. 3,6% anak usia 10–14 tahun dan 4,6% anak usia 15–19 tahun mengalami gangguan kecemasan, menurut data dari I-NAMHS tahun 2022 sekitar 3,7% remaja mengalami gangguan kecemasan serta menjadi gangguan mental paling umum di antara remaja 10-17 tahun di indonesia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan durasi penggunaan media sosial Tik Tok dengan tingkat kecemasan pada remaja di SMA Negeri 7 Samarinda. Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 235 siswa/siswi dan jumlah sampel sebanyak 63 siswa/siswi, teknik menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan pada remaja kelas XI SMA Negeri 7 Samarinda. Analisa data pada penelitian ini menggunakan analisis bivariat dengan uji Rank Spearman. Pada penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara durasi dengan tingkat kecemasan (p-value=0,000). Semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial Tik Tok maka semakin bermasalah tingkat kecemasan remaja. Diharapkan kepada pihak sekolah dapat memberikan sosialisasi tentang dampak penggunaan media sosial Tik Tok pada remaja.
Copyrights © 2024